My Life’s Soundtrack


Just know, that wherever you go, you can always come home……

Lagi-lagi, saya memutar lagu ini. Berulang kali. Tak pernah bosan. Entah berapa ribu file lagu yang saya simpan di folder album musik di laptop, ataupun tablet dan ponsel pintar saya. Hanya suara Jason Mraz yang paling sering saya putar. Saat joging, saat kerja di kantor, saat menulis di kamar kos, saat mandi, saat sedih, saat bahagia, saat jatuh cinta, saat kangen rumah dan segala isinya. Lagu-lagu Jason Mraz sejak album pertama sampai album terbarunya selalu menemani saya.

Selain suaranya yang khas, musiknya yang apik, liriknya yang menggugah….hal lain yang membuat saya selalu suka dengan lagu-lagu Jason Mraz adalah, saya selalu merasa sedang jatuh cinta setiap mendengar lagu-lagunya. Terutama lagu-lagu di album terakhirnya, Yes!

“Love is a funny thing. Whenever I give it, it comes back to me. And it’s wonderful to be giving with my whole hearts as my heart receives….”

Mendengar lagu Jason Mraz, buat saya, seperti mendengar seseorang bercerita. Bahkan, beberapa lagunya jadi inspirasi sekaligus motivasi buat saya. Saat sedang terjatuh, saat sedang bersedih, saat sedang teringat sahabat, saat sedang merindukan seseorang, saat ingin berkarya. Mendengar lagu-lagu Jason Mraz saat sakit bahkan bisa memberi suntikan energi buat saya.

“I will no waste my days, making up all kinds of ways. To worry about all the things that will not happen to me. So I just let go of what I know I don’t know. And I know I’ll only do this by…. Living in the moment.”

Lagu di atas mengajarkan saya untuk menikmati hidup yang sedang saya hadapi dengan damai dan bahagia, tanpa perlu khawatir dengan masa lalu yang sudah berlalu, pun masa depan yang belum terjadi. Persis seperti yang saya tulis di artikel tentang here and now beberapa waktu lalu. Being here and now, or ‘living in the moment’ like Jason Mraz said in his song, is a way to make peace or being happy with ourselves. Dalam ajaran Zen, barangkali, ini adalah bagian penting dalam praktek meditasi. Seperti yang diceritakan Jason Mraz dalam salah satu rekaman audio perjalanannya ke Taiwan beberapa tahun lalu, yang dia unggah di akun resminya di soundcloud.

Lagu-lagu Jason Mraz bukan sekedar hiburan buat saya, mereka adalah sihir. Mereka adalah ‘rumah’ saya. Di mana pun saya mendengar lagu Jason Mraz, saya seperti melewati pintu kemana saja milik Doraemon….dan tiba di rumah. Beberapa waktu lalu, saya mengikuti sebuah konferensi di Singapura. Ini adalah kali pertama saya mengikuti sebuah acara resmi (bukan jalan-jalan) di luar negeri. I didn’t feel comfort at that moment, to be honest. Sampai akhirnya di hari kedua, saat coffee break, saya mendengar salah satu lagu Jason Mraz diputar di ruang konferensi. Saat itu juga, entah kenapa, saya merasa sedang berada di tempat yang sangat saya kenal. I felt at home, and that feeling really made me comfort. Saya tiba-tiba bisa menikmati suasana konferensi, yang tadinya begitu asing dan mengintimidasi. Hehe….lebay ya, tapi memang seperti itu kejadiannya.

“You can see that your home’s inside of you. Just know, that wherever you go, no you’re never alone, you will always get back home….”

Sebagian (besar) lagu-lagu Jason Mraz adalah soundtrack hidup saya. Lagu tentang sahabat, tentang bangkit kembali saat sedang terjatuh, tentang jatuh cinta, tentang kembali ke rumah, dan banyak hal.

Jason Mraz adalah salah satu penyanyi yang hampir semua lagunya saya tahu, dan bisa saya nyanyikan. Ia piawai berbicara soal sahabat, seperti yang ia tulis dalam lirik ini, “I feel my life is better, and so is the world we’re living in. I’m thankful for the time I spent with my best friend.” Ia, tentu saja, begitu fasih bicara soal cinta, dan betapa ia mengagumi seseorang. Lewat lagu-lgunya, Ia beberapa kali mengajarkan soal hidup, dan kehidupan.

“There are three things I do when my life falls apart. Number one I cry my eyes out and dry up my heart….

The second thing I do is I close both my eyes and say my thank-yous to each and every moment of my life….

The third thing I do when my world caves in, is I pause, I take a breath, and bow and I let that chapter end. I design my future bright not by where my life has been.”

Mraz’s songs are always be the soundtrack of my life. 

What’s yours? 🙂

Advertisements

2 thoughts on “My Life’s Soundtrack”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s