Selamat Ulang Tahun Arini Uliarahma


“Ririn,” ucapnya sambil mengulurkan tangan, saat pertama ia dikenalkan padaku. Hari itu adalah pertama kalinya aku ketemu Ririn, meski sebelumnya sudah sempat mendengar nama dan cerita tentangnya. Jujur, saat itu Aku lebih mengenal (mantan) pacarnya, yang kebetulan satu organisasi denganku di kampus. Ririn ini adik kelasku di Fakultas Psikologi UGM, beda dua angkatan. Belakangan aku baru tahu kalau ternyata dia juga adik kelasku waktu SMA.
Kesan pertamaku saat berkenalan dengan perempuan berjilbab ini adalah “senyumnya ramah”. Itu saja. Setelahnya, aku bahkan jarang berinteraksi dengan Ririn.

Kami baru dekat setelah sama-sama menjadi panitia acara Lustrum Fakultas, sekitar tahun 2009. Entah karena alasan apa, bahkan aku tak ingat sedikit pun, kepanitiaan itu membuat kami dan Johana Aditia menjadi sahabat dekat hingga sekarang. Johana Aditia ini teman seangkatan Ririn. There’s no such a coincidence. Aku percaya kami bertiga memang ditakdirkan untuk bersama. #tsahhhh
Semakin mengenal Ririn, aku semakin sadar kami memiliki banyak kesamaan. Sama-sama aktif (atau lebih tepatnya nggak bisa diam), suka travelling, suka nyanyi….dan kadang-kadang nggak jelas. 😀
Salah satu perbedaan terbesar kami adalah, Ririn bisa naik motor dan aku tidak. Jadilah, setiap kami jalan bareng, Ririn jadi tukang ojek gratis buatku. Pernah suatu hari aku mengantar Ririn ke dokter gigi, salah satu gigi geraham belakangnya harus dicabut. Kebetulan dokter yang menangani masalah giginya adalah dokter Koas, tentunya dengan pengalaman yang sangat minim. Hanya untuk mencabut satu gigi saja butuh waktu sekitar dua jam. Bisa dibayangkan betapa sakit dan tersiksanya Ririn kala itu. Lebih menyedihkan lagi ketika pulang, aku tidak bisa membonceng Ririn yang sedang sakit, justru aku yang dibonceng di motornya. Sedih, bingung…dan kesal dengan diri sendiri. Itu adalah saat aku merasa paling tidak berguna sebagai seorang sahabat. 😦

Perbedaan lain antara aku dan Ririn adalah……ultahku bulan Juli, sedangkan Ririn hari ini. Iya, hari ini, tanggal 7 Januari.

Selamat ulang tahun Arini Uliarahma!
Selamat merayakan hari terpenting dalam hidupmu, hidup keluargamu, termasuk hidupku sendiri…yaitu hari pertama kamu dilahirkan ke dunia.
Selamat….karena kali ini kamu sudah bisa merayakannya dengan keluarga kecilmu.

Selamat ulang tahun Ririn!
Selalu jadi Ririn yang menyenangkan, yang ramah dengan siapapun, yang mudah tersentuh oleh hal-hal kecil sekalipun, yang senang menolong orang lain tanpa banyak mikir, yang senang tertawa, senang memberi kejutan untuk orang lain, yang selalu ceria dan memberi warna untuk orang-orang di sekitarmu….
Selalu jadi anak yang berbakti untuk Bapak-Ibu, adek yang selalu sabar dan ikhlas membantu kakak kesayangan, jadi istri yang patuh dan seru buat suami tercinta, dan calon ibu paling hebat untuk anak(-anak)mu kelak.
Selalu jadi Ririn yang dirindukan banyak orang, terutama para sahabat.

Selamat ulang tahun Kuyin!
Terima kasih, sudah menjadi saksi jatuh-bangun dan gelap-terangnya hidupku beberapa tahun terakhir.
Terima kasih, untuk selalu menjadi Kuyin yang sama dengan yang pertama aku kenal.
Jangan berubah. Jangan pernah sekalipun berubah, kecuali berubah menjadi lebih baik.

“A friend is one that knows you as you are, understands where you have been, accepts what you have become, and still, gently allows you to grow” – William Shakespeare

Semoga kita bisa terus tumbuh bersama, menua bersama.

Selamat ulang tahun sahabat, kembaran, adek kesayangan….
Selamat ulang tahun, my one and only…. Arini Uliarahma!

20150107-224456.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s