Menyeberang Canopy Bridge di Bukit Bangkirai


Kalau teman-teman sedang berkunjung di Kalimantan Timur, sempatkanlah barang sejenak untuk mampir di Bukit Bangkirai. Lokasinya sekitar 30-40 km dari kota Balikpapan. Saya sendiri berkunjung kesana sekitar lima bulan lalu, tepatnya bulan Januari 2012 yang lalu. Saya tidak pernah mendengar nama tempat wisata itu sebelumnya. Kebetulan ada teman yang asli Balikpapan dan tahu lokasi Bukit Bangkirai, maka berangkatlah kami pada suatu Minggu di bulan Januari.

Berhubung tidak ada kendaraan umum yang sampai ke Bukit Bangkirai dari  Balikpapan, maka kami menyewa sebuah mobil  untuk perjalanan kami. Katanya sih perjalanan sekitar 2 jam, maka berangkatlah kami dari Balikpapan sekitar pukul 9 pagi. Rencananya,  selepas dari Bangkirai, kami mau mampir ke pantai Manggar, dan menyempatkan waktu sejenak mengunjungi lokasi penangkaran buaya.

Dua jam dari Balikpapan, kami belum juga menemukan tanda-tanda tempat yang akan kami kunjungi. Mendekati jam 12, barulah kami mulai menemukan penunjuk arah ke Bukit Bangkirai. Awalnya tulisan ‘5 km Bukit Bangkirai’ membuat kami sangat antusias, namun setelah sekitar 5km mobil kami meluncur, kami menemukan lagi papan petunjuk yang sama ‘5 km lagi Bukit Bangkirai’. Nah loh, yang tadi apaan?

Tapi, perjalanan panjang dari Balikpapan benar-benar terbayar ketika mobil kami sudah mulai memasuki Bukit Bangkirai. Pemandangan alam di bukit Bangkirai benar-benar eksotis, khas hutan-hutan di Kalimantan. Saya sangat menikmati hutan alami yang sangat luas di kanan kiri jalan raya, benar-benar memanjakan mata saya yang sudah terlalu lama disuguhi gedung-gedung tinggi ibukota. Jalanan yang berkelok-kelok menambah serunya perjalanan.

Belum puas mata saya menikmati hutan di sepanjang perjalanan, mobil sudah sampai di lokasi yang kami tuju. Berhubung kami sampai pas jam makan siang, maka aktivitas yang pertama kami lakukan di Bukit Bangkirai adalah makan siang. Ada sebuah tempat makan di bukit tersebut, yang menyediakan beberapa menu makan pilihan: ada gulai rusa, ayam goreng, soto ayam, dan sebagainya. Rasa dan harganya menurut saya acceptable, dan cukup recommended untuk dicoba. Setelah puas makan dan sholat dzuhur, kami memulai petualangan kami di Bukit Bangkirai.

Nah…ceritanya mau ke Canopy Bridge, foto dulu biar gaya…hehe

Papan petunjuk ini ada di sekitar lokasi parkir. Dari titik ini sampai ke lokasi Canopy Bridge-nya, kita harus jalan kaki menaiki bukit. Agak lumayan jauh, tapi patut dicoba…serius!

Perjalanan untuk sampai ke Canopy Bridge mungkin sekitar 30menit (udah agak lupa sih, hehe). Canopy Bridge adalah sebuah jembatan gantung, atau nama lainnya adalah jembatan tajuk, yang katanya pembangunannya dilakukan oleh seorang ahli dari Amerika. Jembatan ini menghubungkan satu pohon dengan pohon lainnya, dan berada pada ketinggian sekitar 30m dari tanah. Untuk menaiki jembatan ini, kita harus merogoh kocek sebesar Rp 15.000/orang. Ada dua orang penjaga yang menunggu jembatan itu setiap hari, dari pagi hingga sore. Saya lupa namanya, tapi yang pasti dua orang penjaga yang saya temui hari itu berasal dari Jawa. Wow, seru juga bertemu dua orang se-daerah di tengah hutan Kalimantan 😀

Eniwei, untuk naik ke jembatan, kita terlebih dulu harus menaiki semacam menara yang terbuat dari kayu. Maksimal pengunjung yang bisa naik berbarengan adalah 8 orang, untuk menjaga agar konstruksi bangunan tidak rusak karena kelebihan beban. Selain itu, kami juga tidak diperkenankan menyeberang jembatan berbarengan, harus bergantian satu demi satu. Dan,,,justru di sinilah sensasinya.

 

 

 

 

 

Dari atas jembatan, kita bisa menikmati hutan Borneo yang luas. Menghirup udara segar sambil mendengarkan suara burung, sekaligus menguji adrenalin saat meniti jembatan yang tak pernah berhenti bergoyang.

Sayangnya sensasi Canopy Bridge ini tidak bisa dinikmati di kala hujan. Jadi, bagi siapapun yang ingin berkunjung ke bukit Bangkirai, pastikan dulu cuaca sedang bersahabat, atau kalau mau lebih aman, ajaklah sekalian pawang hujan…hehehe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s