Di Setiap Doaku Terselip Namamu


Tahukah Kamu, ya Kamu!

Bahwa terkadang kulihat wajahmu di setiap langit yang menaungiku,

Kulihat senyummu di tiap lembut sinar mentari pagi yang menelusup embun-embun di dedaunan,

yang bahkan tiap bulirnya memerangkap tawamu lekat-lekat.

Angin terkadang menyampaikan pesan rahasiamu padaku, yang hanya aku dan alam semesta yang tahu. Lantas gemerisik dedaunan yang disapa angin itu menyuarakan gelak tawamu, persis seperti saat kita melempar canda di antara ruang waktu yang telah lalu…

Tahukah kamu… Bahwa aku masih bisa merasakan sentuhanmu lewat tetes air hujan yang menyerbu kulitku, hangat yang sama, dingin yang sama.

Sentuhanmu memang selalu menghadirkan sensasi hangat dan dingin pada saat yang bersamaan. Sama seperti tatapan matamu, selalu membuatku kuat dan lemah pada saat yang bersamaan…. seperti ingin terbang, tapi di saat yang bersamaan tubuhku limbung tak keruan.

Dan tatapan mata itu…masih lekat terbayang, bahkan di saat mataku pekat terpejam.

Aku tahu kamu tidak pernah tahu….

Tapi tahukah kamu…betapa ingin hatiku berteriak agar kamu tahu,

bahwa di setiap doaku selalu terselip namamu.

Di setiap pagiku selalu ada pagimu…

Di setiap rinduku selalu ada rindumu…

Di setiap mimpiku selalu ada mimpimu…

Di duniaku ada duniamu… duniaku sudah lama terjebak oleh duniamu, maka duniamu kulesapkan kuat-kuat dalam duniaku. Kuleburkan duniamu dan duniaku menjadi dunia yang satu, yang batasnya mulai membuatku rancu…

Ah,,,aku hanya ingin kamu tahu…

Bahwa di setiap doaku selalu terselip namamu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s