Kenapa Harus Berjilbab?


“Kenapa kamu pake jilbab?”

Itu adalah pertanyaan yang sering ditanyakan kepada saya selama ini, dan belum bisa saya jawab dengan sempurna. Beberapa teman bilang, Saya lebih cantik kalau nggak pake jilbab…beberapa bilang, saya lebih cantik pake jilbab. Tapi tentu bukan itu alasan saya pake jilbab. Karena kalau ingin sekedar dibilang lebih cantik, saya akan lebih memilih pergi ke salon..bukan berjilbab.

Saya bukan orang yang punya background ilmu agama (Islam) yang kuat, seperti teman2 saya yang lain yang memakai jilbab. Pun saya juga tidak lahir dari keluarga yang punya dasar iman yang kuat. Kami masih tertatih-tatih soal praktek beragama. Bahkan terus terang, sampai sekarang saya masih suka merasa ‘ribet’ kalo kemana2 harus pake jilbab. Hobi saya dari dulu pake kaos dan celana pendek, dan masih terus berlanjut sampai sekarang. Dan terkadang, saya masih pengin keluar pake celana pendek saja.

Saya nggak hapal hadist atau apapun tentang perintah memakai jilbab. Pernah baca, tapi hanya lewat sekilas mata saja. Dulu, saya memutuskan berjilbab karena liat temen SMA saya yang pake jilbab. Namanya Zaedati Nur Arifah. Saya lupa dulu alasan saya berjilbab apa. Tapi yang saya ingat, saya memutuskan berjilbab setelah berdiskusi dengan teman saya itu tentang Sholat. Waktu itu, sholat saya masih bolong-bolong (parah).

“Kenapa kamu kadang nggak sholat?” Tanyanya pada saya waktu itu, di sebuah istirahat siang entah kapan.

“Nggak tahu, males aja.” Jawab saya sekenanya.

“Kenapa bisa males sholat?” Tanya teman saya heran.

Dan saya diam. Tidak tahu jawabannya.

Sejak hari itu, saya mulai sering bertanya soal sholat, cara baca Al Qur’an, jilbab dan banyak hal tentang agama yang saya anut. Dan hasilnya,,saya memutuskan berjilbab saat masuk kuliah.

Selama berjilbab, saya perlahan-lahan menemukan jawaban, kenapa saya sebagai seorang perempuan beragama Islam, harus memakai jilbab.

Pertama, saya merasa lebih ‘terhormat’ dan lebih ‘dihargai’ sebagai perempuan, ketika memakai jilbab.  Buktinya sederhana saja, jumlah pria nggak jelas yang sering godain saya kalau ketemu di jalan semakin berkurang setelah saya memakai jilbab. Paling-paling kalo godain, mereka cuma berani bilang ‘Assalamu’alaikum’ (yang langsung saya jawab ‘Wa’alaikumsalam’ dengan pelan, atau dalam hati saja). Jilbab menjaga perempuan muslimah.

Kedua, jilbab ‘membatasi’ saya untuk melakukan hal-hal yang dilarang norma agama, seperti: memaki, mengucapkan kata kotor, tidak puasa saat Ramadhan, nggak sholat, berbohong, dsb. Meskipun sampai sekarang saya juga belum begitu sempurna menjalankan itu semua, tapi paling tidak saya lebih ‘tahu diri’ karena pake jilbab. Rasanya kok malu kalau saya, seorang perempuan berjilbab, tiba-tiba mengucapkan kata kotor di depan umum. Sekali lagi sikap saya memang belum sempurna saat ini, tapi jilbab mengajari saya untuk jadi lebih sempurna. Jilbab menyempurnakan sikap, kepribadian, dan ibadah kita.

Ketiga, saya tahu ibu saya senang dan bangga melihat saya berjilbab. Dan saya senang jika ibu saya senang. Itu saja.

Dan yang terakhir…tadi pagi Bapak Manager saya bercerita tentang aturan jilbab. Bahwa berjilbab adalah kewajiban setiap muslimah di seluruh dunia. Dan bahwa berjilbab itu baik adanya.

Kata beliau, seseorang dari dunia Barat pernah ada yang heran dan bertanya ,”kenapa perempuan muslim harus berjilbab?” Seorang ulama menjawab pertanyaan itu dengan sebuah analogi.  Dilemparkannya dua lolipop ke tanah, di hadapan orang itu. Satu lolipop ia buka bungkusnya, sementara satu lagi masih terbungkus dengan rapi.  Kemudian sang ulama bertanya,” Mana yang akan kamu ambil?”

Orang tersebut mengambil satu lolipop yang masih terbungkus rapi. Lantas sang ulama berujar dengan bijak, “Begitulah seorang muslimah yang berjilbab.”

Cerita itu entah kenapa membuat saya tersenyum, dan lebih bersyukur. Paling tidak, Saya masih ‘terbungkus’ rapi. Dan saya yakin, hanya orang baik yang akan ‘mengambil’ saya nanti…jika tiba saatnya ^_^

So,,,buat sahabat2ku yang muslimah…kenapa masih ragu untuk berjilbab? 😉

Advertisements

21 thoughts on “Kenapa Harus Berjilbab?”

      1. pas narsis goggling namaku eh ada yg nyebut di sebuah blog,, taunya dirimu..
        hhehe..

  1. Jujur bagus banget!!!! Apa adanya dan menginspirasi semoga temen-temen diluar sana juga tergerak ya untuk berjilbab,

    Kadang ada juga sih cewek yang suka nunggu hidayah baru mau pake jilbab, padahal hidayah bukan untuk ditunggu :::::

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s